Rindu Rumah

Ketika kita pergi, kemana pun itu, pastinya rumah adalah tempat kita untuk kembali. Sejauh apapun perginya, kalau pulang pasti ke rumah. Kecuali jika memang sudah takdirnya untuk pulang ke Rahmatullah. Saya pernah mendengar bahwa rumahku adalah surgaku, yang dalam bahasa arab biasa disebut dengan baiti jannati. Lalu saya pun bertanya-tanya pada diri sendiri, apa yang mencerminkan bahwa rumahku itu surgaku? Apa semua rumah itu menjadi surga bagi penghuninya? 
menurut saya, tentu saja tidak. Menurut pendapat saya, rumah yang disebut sebagai rumahku surgaku itu adalah rumah yang penghuninya merasa nyaman, tenteram, damai, saling menyayangi dan menghargai, komunikasi selalu ada, saling support, saling memahami dan mengerti satu sama lain, menjaga tali silaturahmi, sehingga menjadikan penghuni atau keluarga itu menjadi keluarga yang harmonis. Namun, tidak semua keluarga seperti itu, ada keluarga yang sibuk dengan pekerjaannya, sehingga anaknya tidak terurus, ada yang dalam keluarga itu saling bertengkar, apalagi soal harta waris ketika salah satu keluarganya ada yang meninggal. Di Indonesia ini, beberapa keluarga ada yang mempunyai masalah gara-gara memperebutkan hak warisnya. Dan berbagai masalah lain yang menjadikan keluarga itu menjadi tidak harmonis yang akhirnya tidak mencerminkan bahwa rumahku adalah surgaku.

Terkadang, rumah yang membuat nyaman dan betah itu dirindukan oleh penghuninya karena sekarang rumahnya sudah berbeda, tidak seperti dulu lagi. Apalagi dengan penghuni yang memiliki berbagai macam karakter yang mambuat masalah tidak ada hentinya. Terkadang juga ada rasa iri kepada mereka yang selalu nyaman dan damai dengan rumah serta keluarganya. Katanya Tuhan itu tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan hamba-Nya, dan Tuhan akan mengabulkan doa seorang hamba yang sudah kelelahan untuk meminta kepada-Nya. Lantas, kapan hal itu akan terjadi? Semoga dalam waktu dekat bisa berubah menjadi rumah yang dulu.

Sumber : merdeka.com

Coba deh lihat gambar diatas, betapa gembiranya keluarga kecil itu, terlihat tanpa ada masalah atau beban sedikit pun. Ya walaupun mustahil sih, karena sejatinya kalau masih ada manusia ya pastinya masalah akan selalu ada. Kunci dari kegembiraan keluarga kecil diatas salah satunya adalah komunikasi, saling mengerti, memahami dan juga menghargai. Semoga, rumah kita, siapa pun itu, bisa mencerminkan bahwa rumahku adalah surgaku ya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kanker, Salah Satu Penyakit yang Membahayakan dan Mematikan

Pernah ga jadi tempat curhatnya orang tua lo?

Perjalananku Menjadi Mahasiswa, Dari Yang Semula Bucin UI Hingga Menjadi Mahasiswa UIN Suka Yogyakarta