Self Development
Self development itu menurut
kalian penting ga sih? aku yakin setiap orang pasti memilikinya tapi tidak semua orang mengetahuinnya.
Self development atau
yang biasa disebut sebagai pengembangan diri yaitu suatu proses untuk mengembangkan
diri kita agar mempunyai potensi. Sebagian orang yang pernah aku temui, mereka
tidak tau apa potensi yang mereka miliki. Jangankan potensi yang mereka miliki,
diri mereka sendiri pun mereka ga tau, gatau apa kelebihan dan kelemahannya
sehingga mereka tidak tau tujuan mereka itu kemana dan untuk apa. Dulu saat
kelas 12, aku pernah bertanya pada seorang temanku “kamu mau lanjut kemana dan
mau mengambil jurusan apa?” dia menjawab ”engga tau, aku engga tau mau kemana
dan minat ke bidang apa”. Aku juga pernah bertanya kepada salah satu teman satu
jurusanku, “hei kamu mau ngambil bidang minat apa? Ayo ikut aku ke biofisika fisika
medis” dan jawabannya “belum tau, aku bingung, boro-boro nentuin bidang minat,
aku kesini aja hanya ngasal milih, engga tau aku mau kemana”.
Lalu apa hubungannya ya
potensi dengan tujuan hidup? Singkatnya gini, kalau kita tau potensi yang kita
miliki, pastinya kita akan mengembangkan potensi kita kan? Dan pastinya potensi
ini akan membawa kita ke tujuan hidup kita.
Lalu bagaimana caranya
kita tau apa potensi yang kita miliki?
Untuk mengetahuinya, kita
harus tau dulu siapa diri kita dan apa kelebihan serta kekurangannya. Intinya
kita harus mengenali diri sendiri lebih dalam. Dari kelebihan dan kekurangan yang
dimiliki, kita bisa cari tau tantangan apa yang akan dan harus kita hadapi. Selanjutnya
kita harus mencari tau bidang apa yang kita sukai atau minati. Selain itu kita
harus mempunyai sifat suka belajar dan ga takut akan kegagalan. Dari situlah
kita tau apa potensi yang kita miliki dan kita bisa menentukan tujuan hidup
kita.
Misalnya, kita sudah tau
apa saja kekurangan kita dan tantangannya lalu kita keluar dari zona itu, istilahnya
kita harus keluar dari zona nyaman tersebut. Tetapi beberapa orang takut jika
harus keluar dari zona nyamannya, padahal keluar dari zona nyaman itu asik dan
bisa nambah pengalaman serta mengembangkan potensi yang kita miliki. Kalau aku
ditanya pernah ga keluar dari zona nyaman, maka akan ku jawab pernah dan sudah berkali-kali.
Terakhir aku melakukannya di liburan semester ini tepatnya di bulan Juli sampai sekarang. Aku hanya
berpikir, kalau hidup gini-gini aja rasanya ga enak, hidup itu harus ada
tantangannya, makanya aku suka keluar dari zona nyamanku.
Bergabung daalam suatu organisasi atau komunitas juga bisa melatih potensi diri. Mengikuti kursus atau pelatihan dan juga kerja parttime yang sesuai dengan bidang yang kita sukai juga bisa melatih potensi diri kita bahkan bisa untuk mengembangkannya.
“Mereka mempunyai
keyakinan akan kemampuan-kemampuan yang dimiliki dan merasa dirinya bernilai
adalah orang yang harga dirinya positif. Sebaliknya mereka yang harga dirinya negatif
akan merasa lemah dan tidak berdaya.” – Dr. M.M. Nilam Widyarini, M.Si dalam
bukunya Kunci Pengembangan Diri.
Maksud dari kalimat tersebut, jika kita telah mempunyai keyakinan (tujuan) dan mempunyai kemampuan maka kita termasuk orang yang memiliki harga diri positif dan juga sebaliknya.
Lingkungan sekitar kita juga mempengaruhi potensi diri kita loh. misalnya kita hidup di lingkungan yang supportif, di lingkungan yang sesuai dengan apa yang kita inginkan, kita mempunyai hobi yang sama dengan teman-teman kita sehingga kita bisa terus mengembangkan potensi terebut. Namun, jika kita berada di lingkungan yang salah, di lingkungan yang tidak mendukung kita ke arah yang positif maka itu tidak akan bisa membuat kita berkembang. Oleh karena itu, jika kita berada di lingkungan yaang negatif lebih baik keluar dan cari lingkungan yang positif yang bisa membawa kita kearah yang lebih baik.
Dari uraian tersebut, sudah jelas kan seberapa pentingnya self development. yuk kenali diri kita dan cari tau potensi yang kita miliki. kalau sudah tau jangan berhenti untuk mengembangkannya!!!
Komentar
Posting Komentar