Menjadi Orang yang Ambisius, Baik atau Tidak?
Ambisius, seperti apa itu? Markiba, mari kita bahas. Ambisius menurut KBBI ialah berkeinginan keras mencapai sesuatu (harapan, cita-cita). Sebenarnya, ambisius itu boleh atau tidak sih? Menurutku boleh-boleh aja asalkan tidak berlebihan. Ingat, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik dan itu salah satu sifatnya setan.
Ambisius itu sebenarnya hal yang baik, namun menjadi tidak baik jika berlebihan. Bayangin aja kalau seandainya kita tidak punya ambisi, apakah bisa bersemangat dalam melakukan sesuatu? tentu tidak kan.
Ambisius itu bermacam-macam, ada ambisi dalam mengejar cita-cita, dalam bekerja, atau mungkin ambisi dalam mengejar cinta.
Sesuatu hal itu pasti memiliki sisi positif dan juga negatifnya. Sisi positif dari ambisius diantaranya gigih dalam mengejar sesuatu dan tidak putus asa, teguh pendirian, dan cepat dalam mengerjakan sesuatu. Sedangkan sisi negatifnya diantaranya tidak melihat batas kemampuan diri sendiri, semuanya ingin dikuasai, lelah karena terlalu berambisi bahkan bisa sampai depresi, terkadang menjadi seseorang yang tidak sabar, dan tidak puas atas apa yang telah ditakdirkan untuk dirinya.
Mengenai takdir, takdir itu ada yang bisa diubah dan ada yang tidak bisa diubah. Takdir bisa diubah dengan usaha dan doa, namun jika semuanya sudah dilakukan tapi apa yang kita inginkan tidak terkabul yaudah berarti itu bukan takdir kita dan kita harus menerimanya dengan ikhlas.
Dalam islam sendiri, kita tidak diperbolehkan terlalu berambisi dalam mengejar dunia. Karena dunia ini hanya sementara jadi harus diimbangi juga dengan ambisi untuk mengejar akhirat. Pada intinya sesuatu yang berlebihan itu akan menjadi tidak baik walaupun awalnya adalah hal yang baik.
Jadi kesimpulannya, ambisius ini merupakan sifat yang baik. menjadi seseorang yang ambisius itu boleh asalkan tidak berlebihan. Ambisius dalam hal kebaikan ya, bukan untuk hal yang tidak baik, misal berambisi untuk mengambil barang orang lain ya itu tidak boleh. Jadilah orang yang sedang-sedang saja atau tawasuth (tengah-tengah), karena sifat tawasuth ini merupakan sifat yang sangat dianjurkan ada pada diri seseorang, khususnya orang muslim.
👍
BalasHapus